Perbedaan Kalender Hijriah dan Kalender Masehi
Banyak orang bertanya-tanya tentang perbedaan antara kalender Hijriah dan Masehi. Artikel ini menjelaskan perbedaan-perbedaan tersebut secara jelas dan terperinci.
Perbedaan Utama: Bulan atau Matahari?
Perbedaan mendasarnya adalah dasar astronomisnya. Kalender Hijriah bersifat lunar (berdasarkan bulan), mengikuti orbit bulan mengelilingi bumi. Kalender Gregorian bersifat solar (berdasarkan matahari), mengikuti orbit bumi mengelilingi matahari.
Jumlah Hari dalam Setahun
Tahun Hijriah: 354 hari (atau 355 pada tahun kabisat). Tahun Masehi: 365 hari (atau 366). Selisih sekitar 11 hari menyebabkan penanggalan Islam maju setiap tahun. Setelah sekitar 33 tahun Masehi, satu siklus penuh selesai.
Titik Awal Sejarah
Kalender Masehi dimulai dari tahun 1, yang dikaitkan dengan kelahiran Nabi Isa. Kalender Hijriah dimulai dari 622 M, tahun hijrahnya Nabi Muhammad ﷺ. Oleh karena itu, tahun Hijriah saat ini kira-kira 578–579 tahun lebih sedikit dari tahun Masehi.
Cara Menentukan Awal Bulan
Dalam kalender Masehi, setiap bulan dimulai pada tanggal yang telah ditetapkan secara matematis. Dalam kalender Hijriah, secara tradisional bulan dimulai dengan melihat hilal, yang dapat berbeda satu hari antar negara.
Kegunaan dalam Kehidupan Sehari-hari
Kalender Masehi digunakan untuk urusan sipil dan internasional. Kalender Hijriah digunakan untuk ibadah Islam, hari raya keagamaan, dokumen resmi di beberapa negara Muslim, dan hukum Islam. Negara seperti Arab Saudi resmi menggunakan kedua kalender.